Category: Blog

Your blog category

  • Kapolri Ingatkan Jajaran Polri Tetap Rendah Hati dan Peduli kepada Sesama

    Kapolri Ingatkan Jajaran Polri Tetap Rendah Hati dan Peduli kepada Sesama

    Kapolri Jenderal Suyudi Jadi Khatib Salat Jumat di Mabes Polri: Jabatan dan Pangkat Itu Amanah
    Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat menyampaikan khutbah salat Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jumat (9/10/2026). (Foto: Dok. Polri)

    JAKARTA, iNews.id – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengingatkan pentingnya menjaga kerendahan hati dan tidak bersikap sombong, terutama bagi orang yang memiliki jabatan dan kekuasaan. Menurut dia, pangkat, kedudukan, dan harta merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan serta digunakan untuk memberikan manfaat bagi sesama.Pesan tersebut disampaikan Suyudi saat melaksanakan salat Jumat bersama jemaah di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 11.50 hingga 12.50 WIB itu juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan keimanan.Dalam arahannya, Suyudi mengingatkan bahwa jabatan maupun kekayaantidak seharusnya membuat seseorang merasa lebih tinggi daripada orang lain. Sebaliknya, setiap orang perlu bersyukur atas apa yang dimiliki dan tetap menghormati sesama.

    “Jadilah pribadi yang selalu rendah hati, jangan sombong, dan jangan pernah merasa lebih hebat daripada orang lain. Jabatan, pangkat, dan kekuasaan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Hormati sesama, bantulah mereka yang membutuhkan, dan tetaplah menjadi pribadi yang sederhana,” pesan Suyudi kepada para jemaah.

    Dia menegaskan, kerendahan hati merupakan bagian dari akhlak mulia yang perlu dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Semakin tinggi kedudukan seseorang, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk bersikap bijaksana, peduli terhadap sesama, dan memberikan teladan yang baik.

     

     

  • Kapolri Jenderal Suyudi Jadi Khatib Salat Jumat di Mabes Polri: Jabatan dan Pangkat Itu Amanah

    Kapolri Jenderal Suyudi Jadi Khatib Salat Jumat di Mabes Polri: Jabatan dan Pangkat Itu Amanah

    Kapolri Jenderal Suyudi Jadi Khatib Salat Jumat di Mabes Polri: Jabatan dan Pangkat Itu Amanah
    Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat menyampaikan khutbah salat Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jumat (9/10/2026). (Foto: Dok. Polri)

    JAKARTA, iNews.id – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengingatkan pentingnya menjaga kerendahan hati dan tidak bersikap sombong, terutama bagi orang yang memiliki jabatan dan kekuasaan. Menurut dia, pangkat, kedudukan, dan harta merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan serta digunakan untuk memberikan manfaat bagi sesama.Pesan tersebut disampaikan Suyudi saat melaksanakan salat Jumat bersama jemaah di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 11.50 hingga 12.50 WIB itu juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan keimanan.Dalam arahannya, Suyudi mengingatkan bahwa jabatan maupun kekayaantidak seharusnya membuat seseorang merasa lebih tinggi daripada orang lain. Sebaliknya, setiap orang perlu bersyukur atas apa yang dimiliki dan tetap menghormati sesama.

    “Jadilah pribadi yang selalu rendah hati, jangan sombong, dan jangan pernah merasa lebih hebat daripada orang lain. Jabatan, pangkat, dan kekuasaan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Hormati sesama, bantulah mereka yang membutuhkan, dan tetaplah menjadi pribadi yang sederhana,” pesan Suyudi kepada para jemaah.

    Dia menegaskan, kerendahan hati merupakan bagian dari akhlak mulia yang perlu dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Semakin tinggi kedudukan seseorang, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk bersikap bijaksana, peduli terhadap sesama, dan memberikan teladan yang baik.

     

     

  • Kapolri Jenderal Suyudi Jadi Khatib Salat Jumat di Mabes Polri: Jabatan dan Pangkat Itu Amanah

    Kapolri Jenderal Suyudi Jadi Khatib Salat Jumat di Mabes Polri: Jabatan dan Pangkat Itu Amanah

    Kapolri Jenderal Suyudi Jadi Khatib Salat Jumat di Mabes Polri: Jabatan dan Pangkat Itu Amanah
    Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat menyampaikan khutbah salat Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jumat (9/10/2026). (Foto: Dok. Polri)

    JAKARTA, iNews.id – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengingatkan pentingnya menjaga kerendahan hati dan tidak bersikap sombong, terutama bagi orang yang memiliki jabatan dan kekuasaan. Menurut dia, pangkat, kedudukan, dan harta merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan serta digunakan untuk memberikan manfaat bagi sesama.Pesan tersebut disampaikan Suyudi saat melaksanakan salat Jumat bersama jemaah di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 11.50 hingga 12.50 WIB itu juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan keimanan.

    Dalam arahannya, Suyudi mengingatkan bahwa jabatan maupun kekayaantidak seharusnya membuat seseorang merasa lebih tinggi daripada orang lain. Sebaliknya, setiap orang perlu bersyukur atas apa yang dimiliki dan tetap menghormati sesama.

    “Jadilah pribadi yang selalu rendah hati, jangan sombong, dan jangan pernah merasa lebih hebat daripada orang lain. Jabatan, pangkat, dan kekuasaan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Hormati sesama, bantulah mereka yang membutuhkan, dan tetaplah menjadi pribadi yang sederhana,” pesan Suyudi kepada para jemaah.

    Dia menegaskan, kerendahan hati merupakan bagian dari akhlak mulia yang perlu dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Semakin tinggi kedudukan seseorang, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk bersikap bijaksana, peduli terhadap sesama, dan memberikan teladan yang baik.

     

  • Kapolri Jenderal Suyudi Jadi Khatib Salat Jumat di Mabes Polri: Jabatan dan Pangkat Itu Amanah

    Kapolri Jenderal Suyudi Jadi Khatib Salat Jumat di Mabes Polri: Jabatan dan Pangkat Itu Amanah

    Kapolri Jenderal Suyudi Jadi Khatib Salat Jumat di Mabes Polri: Jabatan dan Pangkat Itu Amanah
    Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat menyampaikan khutbah salat Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jumat (9/10/2026). (Foto: Dok. Polri)

    JAKARTA, iNews.id – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengingatkan pentingnya menjaga kerendahan hati dan tidak bersikap sombong, terutama bagi orang yang memiliki jabatan dan kekuasaan. Menurut dia, pangkat, kedudukan, dan harta merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan serta digunakan untuk memberikan manfaat bagi sesama.

    Pesan tersebut disampaikan Suyudi saat melaksanakan salat Jumat bersama jemaah di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 11.50 hingga 12.50 WIB itu juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan keimanan.

    Dalam arahannya, Suyudi mengingatkan bahwa jabatan maupun kekayaantidak seharusnya membuat seseorang merasa lebih tinggi daripada orang lain. Sebaliknya, setiap orang perlu bersyukur atas apa yang dimiliki dan tetap menghormati sesama.

    “Jadilah pribadi yang selalu rendah hati, jangan sombong, dan jangan pernah merasa lebih hebat daripada orang lain. Jabatan, pangkat, dan kekuasaan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Hormati sesama, bantulah mereka yang membutuhkan, dan tetaplah menjadi pribadi yang sederhana,” pesan Suyudi kepada para jemaah.

    Dia menegaskan, kerendahan hati merupakan bagian dari akhlak mulia yang perlu dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Semakin tinggi kedudukan seseorang, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk bersikap bijaksana, peduli terhadap sesama, dan memberikan teladan yang baik.

  • Para Penggerak Ketahanan Pangan di Daerah: Inovasi hingga Pemberdayaan Lokal

    Para Penggerak Ketahanan Pangan di Daerah: Inovasi hingga Pemberdayaan Lokal

    Jakarta – Beragam kontribusi dilakukan oleh 10 besar kandidat DPD RI Awards 2026 kategori Penggerak Desa Mandiri Pangan. Dedikasi mereka mencakup pemberdayaan potensi lokal hingga inovasi dalam mendorong ketahanan pangan di daerah.
    Tim panitia sebelumnya telah melakukan proses seleksi panjang untuk menentukan 10 besar kandidat DPD Awards 2026. Proses penyaringan dimulai dari seleksi administrasi terhadap seribuan kandidat yang mendaftar.

    Setelah itu, panitia menentukan 50 besar kandidat sebelum akhirnya menyaring kembali hingga terpilih 10 besar kandidat di masing-masing kategori. Untuk kategori ketahanan pangan, mereka yang terpilih berasal dari berbagai daerah dengan kontribusi yang beragam, dari mulai Aceh, Magelang, hingga Sumbawa.

    Adapun penghargaan ini akan diberikan kepada individu yang menjadi penggerak dalam membangun desa mandiri pangan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat desa.

    Berikut daftar 10 kandidat DPD Awards Kategori Penggerak Desa Mandiri Pangan:

    1. Agus Setiawan

    Agus Setiawan menjadi penggerak kemandirian pangan desa melalui program Desa Berdaya Ikan Lele di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, sejak tahun 2023. Agus, yang merupakan Ketua Gucang Farm, menerapkan sistem budidaya bioflok.

    Bioflok merupakan metode budidaya ikan yang memanfaatkan mikroorganisme untuk mengolah sisa pakan dan kotoran ikan menjadi gumpalan (floc) yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi tambahan bagi ikan. Teknologi bioflok ini membantu meningkatkan efisiensi penggunaan pakan dan air.

    Program Desa Berdaya Lele di Tigaraksa ini menghasilkan sekitar 2 kuintal lele per minggu. Kelompok ternak ini juga sudah memproduksi benih lele sebanyak 1.500.000 ekor per bulan.

    Agus Setiawan/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
    Selain fokus pada budidaya, masyarakat didorong mengembangkan produk olahan lele dan memperluas akses pemasaran sehingga nilai tambah hasil panen meningkat. Produk olahannya antara lain abon lele, siomay lele, pempek lele, hingga cookies tulang lele.

    2. Ahmad Lafillian Romadhi

    Ahmad Lafilian Romadhi, petani milenial asal Desa Kedungrejo, Kabupaten Jombang, mengembangkan Melonponik Megaluh sejak tahun 2023. Dia menggerakkan desa mandiri pangan melalui budidaya melon premium berbasis hidroponik.

    Ahmad mengubah lahan tidur menjadi kawasan produksi pangan. Dia memadukan greenhouse, sistem hidroponik, dan teknologi smart farming berbasis Internet of Things (IoT) untuk menghasilkan melon premium.

    Ahmad Lafillian/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
    Program ini telah menggerakkan sekitar 66 warga lain yang terlibat dalam budidaya melon di Jombang. Selain itu, program ini telah direplikasi oleh lebih dari 480 mitra hidroponik di seluruh Indonesia.

    Lewat Smart Greenhouse berbasis Internet of Things (IoT), Melonponik berupaya menjawab persoalan budidaya melon konvensional yang masih rentan terhadap hama. Dalam satu kali panen, greenhouse berukuran 10 × 45 meter dapat menghasilkan omzet hingga Rp 35 juta – Rp 45 juta, dengan frekuensi panen sekitar 5-7 kali setahun.

    3. Anang Ismail

    Anang Ismail adalah Ketua Perkumpulan Peternak Kambing Perah Rojo Koyo Utomo di Dusun Jengglik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Dia berperan sebagai penggerak utama kemandirian pangan dan ekonomi masyarakat melalui pengembangan peternakan kambing perah berbasis potensi lokal.

    Kelompok ternak ini menjadi wadah pembinaan, peningkatan keterampilan, dan pengembangan usaha. Rojo Koyo Utomo telah menghimpun peternak di sekitar 65 desa yang tersebar di tiga kabupaten, yaitu Magelang, Temanggung, dan Wonosobo.

    Anang Ismail/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
    Anang meningkatkan kapasitas peternak melalui pelatihan, pendampingan, bimbingan teknis, dan penerapan Good Farming Practices. Dia juga mendorong penggunaan bibit dan indukan unggul untuk meningkatkan kualitas ternak serta produktivitas susu.

    Untuk meningkatkan nilai jual, Anang bersama kelompok ternak mengembangkan unit pengolahan susu kambing, termasuk produk susu kambing pasteurisasi berkualitas.

    4. Asep Hidayat Mustopa

    Asep Hidayat Mustopa atau Abah Asep adalah penggagas Desa Wisata Hanjeli di Waluran Mandiri, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dia melestarikan tanaman lokal hanjeli yang bijinya dapat diolah menjadi beras hanjeli, tepung, bubur, dan berbagai makanan olahan lainnya.

    Desa Wisata Hanjeli telah berdiri sejak tahun 2015. Di desa wisata ini, para tamu bisa mempelajari sejarah hanjeli-biji-bijian kuno yang dulu hampir punah-sambil mencicipi beragam olahan tradisional seperti bubur hanjeli, nasi liwet hanjeli, peuyeum hanjeli, hingga rengginang hanjeli.

    Asep Hidayat/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
    Program Asep ini telah melibatkan lebih dari 150 warga. Asep juga memberdayakan perempuan, kelompok tani, hingga mantan pekerja migran Indonesia (PMI) di Desa Wisata Hanjeli.

    Desa Wisata Hanjeli mampu menghasilkan lebih dari 20 ton panen yang diolah menjadi berbagai produk pangan dan turunan. Secara ekonomi, kegiatan ini mampu menciptakan perputaran omzet hingga ratusan juta rupiah per tahun.

    5. Daryono

    Daryono mengembangkan Pertanian Berkelanjutan Untir Kalimian Menyala Hijau Lestari bersama Kelompok Tani Kokar Bantan II di Desa Mokong, Moyo Hulu, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Inovasi ini bermula dari rendahnya produktivitas lahan kering tadah hujan akibat keterbatasan air.

    Sejak 2012, masyarakat secara swadaya memanfaatkan sumur bor, kolam penampung, dan aliran sungai untuk mengairi lahan. Pada 2023, Daryono mengembangkan sistem irigasi pompaisasi listrik yang membuat akses air menjadi lebih mudah, murah, dan berkelanjutan.

    Daryono/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
    Dampak dari pompaisasi listrik ini, lahan yang sebelumnya hanya dapat ditanami sekali dalam setahun kini dapat dimanfaatkan hingga empat kali masa tanam. Biaya pengairan turun hingga Rp 485.000 per hektare per musim tanam, sementara lahan seluas 80,7 hektare yang sebelumnya bergantung pada musim hujan kini dapat dimanfaatkan sepanjang tahun.

    Sistem irigasi ini sudah diterapkan di lebih dari 180 titik pada 37 desa dan 16 kecamatan di Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat. Selain meningkatkan ketahanan pangan, Daryono menunjukkan bahwa pengelolaan air berbasis masyarakat dapat menjadi model pertanian berkelanjutan di wilayah lahan kering.

    6. Ella Rizki Farihatul Maftuhah

    Ella Rizki Farihatul Maftuhah menggerakkan ketahanan pangan desa dengan mengembangkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Nira Lestari di Desa Trenten, Kabupaten Magelang. Program ini bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat desa, khususnya perempuan, dengan mengolah hasil kelapa menjadi produk gula semut.

    Inovasi gula semut ini hadir karena harga gula batok relatif lebih rendah. Ella menggagas program ini sejak tahun 2012 dan kini telah memiliki 90 anggota.

    Ella Rizki/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
    Program ini kemudian berkembang dari pemberdayaan masyarakat menjadi usaha agroindustri berorientasi ekspor. PT Nira Lestari International memproduksi dan memasarkan gula semut dengan merek sendiri, salah satunya Golden Nira. Pada Agustus 2023, perusahaan berhasil mengekspor gula semut ke Malaysia.

    Selain gula semut, Nira Lestari mengembangkan produk berbasis kelapa lainnya seperti virgin coconut oil (VCO). Model pemberdayaan ini menjadikan potensi kelapa sebagai sumber nilai ekonomi dan kemandirian pangan desa.

    7. Filza Sigit Pratama

    Filza Sigit Pratama menciptakan inovasi ketahanan pangan melalui Lutan Agrofarm di Kampung Lutan, Kecamatan Long Hubung, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Dia mengembangkan konsep mini food estate seluas 21 hektare yang mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

    Di sektor pertanian, Lutan Agrofarm mengembangkan padi gunung dan 13 komoditas hortikultura. Sektor peternakan mencakup sekitar 5.000 ekor ayam petelur dan penggemukan sapi, sementara sektor perikanan menggunakan sistem bioflok melalui delapan kolam untuk budidaya ikan nila dan lele.

    Filza Sigit/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
    Produksi hortikultura menghasilkan omzet rata-rata sekitar Rp 85,52 juta per bulan, sedangkan ayam petelur menghasilkan sekitar 4.550 butir telur per hari. Lutan Agrofarm juga membangun kemitraan dengan masyarakat dan kelompok tani di sekitar kawasan.

    Kemitraan dengan 13 kelompok tani yang melibatkan 169 orang menghasilkan sekitar 18 ton jagung pipil per bulan untuk memenuhi kebutuhan pakan ayam. Selain itu, program kemitraan ayam petelur memberikan masing-masing 100 ekor ayam kepada 20 keluarga prasejahtera. Inovasi Filza ini turut mendorong transformasi Kampung Lutan dari desa tertinggal pada 2021 menjadi desa mandiri pada 2025.

    8. Jumali Wahyono Perwito

    Jumali Wahyono Perwito menggagas Desa Wisata Durian Pogog. Dia mengubah Desa Pogog, Puhpelem, Wonogiri, dari wilayah yang dahulu tandus menjadi sentra durian unggulan sekaligus destinasi wisata berbasis pertanian.

    Pengembangan Durian Pogog menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama, mulai dari proses budidaya hingga pengembangan wisata. Panen perdana pada tahun 2015 menjadi momentum awal durian Pogog dikenal luas.

    Jumali/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
    Aksi yang dilakukan Jumali menjadikan Desa Pogog sebagai salah satu destinasi wisata berbasis durian yang menarik ribuan pengunjung setiap musim panen. Sejak panen perdana pada 2015 hingga 2026, sekitar 60.000 bibit durian unggulan telah ditanam di kawasan Pogog.

    Status sebagai desa wisata turut mendorong kenaikan harga tanah dan memperluas aktivitas ekonomi warga. Jumali berhasil menjadi penggerak sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri masyarakat untuk memanfaatkan pertanian sebagai sumber mata pencaharian utama.

    9. Rivan Rinaldi

    Rivan Rinaldi membangun ‘Rumoh Pangan Aceh’ untuk mengembangkan kacang koro pedang sebagai alternatif pangan lokal. Program ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada kedelai impor.

    Program ini diinisiasi Rivan karena kacang koro pedang memiliki kandungan gizi yang baik serta harga yang lebih kompetitif. Produktivitas kacang koro pedang juga berpotensi lebih tinggi dibandingkan kedelai.

    Awalnya, Rumoh Pangan Aceh mengelola 8 hektare lahan dengan 15 petani. Kini, program tersebut berkembang menjadi 28 hektare dengan keterlibatan sekitar 150 petani di delapan kabupaten/kota di Aceh. Kapasitas produksi pun meningkat dari 10 kg menjadi 200 kg per hari.

    Rivan/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
    Hasil produksi telah mencapai lebih dari 25.000 produk dan menjangkau lebih dari 20.000 konsumen di Banda Aceh dan Aceh Besar. Pemasaran dilakukan melalui empat pasar modern, 21 kanal pasar tradisional, dua SPPG MBG, dan dua sekolah. Program ini turut membuka 20 lapangan kerja, termasuk bagi 14 perempuan di dua desa.

    10. Taufiq Supriadi

    Taufiq Supriadi menciptakan Survival Architecture Indonesia/Eco EduFarm, sebuah model ketahanan pangan perkotaan yang dikembangkan bersama warga RT 08/RW 04 Malaka Jaya, Jakarta Timur, sejak Oktober 2023. Taufiq merupakan ketua RT setempat.

    Taufiq mengubah ruang terbatas di kawasan permukiman-seperti gang, dinding, pagar, halaman, area komunal, hingga saluran U-ditch-menjadi infrastruktur pangan. Pengembangannya mengintegrasikan budidaya ikan, tanaman produktif, hidroponik, akuaponik, ayam petelur, maggot, pengolahan sampah organik, pembuatan kompos, konservasi air, dan energi terbarukan.

    Taufiq/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
    Melalui program Sister Village dan Desa Berdaya, Eco EduFarm berkembang dari inisiatif tingkat RT menjadi model pembelajaran ketahanan pangan perkotaan yang menarik minat kunjungan dan replikasi dari berbagai daerah, termasuk peserta dari Jepang dan China.

    Taufiq bersama warga telah menghimpun 817 tanaman produktif dalam kurun waktu 2 tahun 9 bulan di lingkungan RT 08/RW 04. Dia juga mengembangkan kolam lele double-decker di saluran U-ditch sepanjang 42 meter dengan 5.400 bibit. Panen pada 2026 ini mampu menghasilkan hingga 400 kg lele untuk mendukung pemenuhan asupan protein dan gizi warga.

  • Pimpin Apel Kebesaran, Kapolda Metro Apresiasi Dedikasi dan Loyalitas Anggota

    Pimpin Apel Kebesaran, Kapolda Metro Apresiasi Dedikasi dan Loyalitas Anggota

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengajak seluruh personel untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang dekat, peduli, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat Apel Kebesaran di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, sejalan dengan visi Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat‘.
    Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Setiap anggota diharapkan tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga mampu mendengarkan keluhan warga, memahami persoalan yang dihadapi, serta memberikan bantuan dan solusi dengan sikap yang humanis.

    “Jadilah polisi yang bermanfaat bagi masyarakat. Itu yang selalu saya sampaikan kepada kalian semuanya. Kehadiran kita harus memberikan rasa aman, membantu, dan menjadi solusi. Jangan sakiti hati masyarakat,” kata Komjen Asep, Kamis (8/10/2026).

    Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda mengingatkan keamanan dan ketertiban tidak dapat dibangun oleh polisi sendiri, melainkan membutuhkan kebersamaan dan kepercayaan masyarakat. Karena itu, setiap personel diharapkan terus membangun komunikasi yang baik, hadir di tengah warga, serta menjadikan pelayanan dan kepedulian sebagai bagian dari pengabdian sehari-hari.

    Kapolda juga berpesan agar seluruh personel menjaga soliditas, kedisiplinan, dan kehormatan institusi. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui sikap, tutur kata, dan tindakan nyata. Setiap anggota diharapkan mampu menjadi teladan serta menghadirkan wajah Polri yang ramah, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran atas dedikasi, loyalitas, dan kebersamaan selama satu tahun dua bulan dirinya bertugas di Polda Metro Jaya. Ia berharap nilai-nilai pengabdian, kepedulian, dan kebersamaan yang telah dibangun terus dijaga serta menjadi semangat dalam mendukung kepemimpinan selanjutnya.

    Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa pengabdian kepada masyarakat harus terusberjalan, siapa pun yang memimpin. Semangat Polisi Bersama Masyarakat diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan sederhana yang bermakna, yakni hadir saat dibutuhkan, membantu dengan tulus, dan menjaga kepercayaan masyarakat.

    Pakar seo, master seo, pakar seo polri , master seo polri

  • Kapolda dan Wakapolda Metro Jaya Ucapkan Terima Kasih dan Apresiasi kepada Anggota dan Jajaran

    Kapolda dan Wakapolda Metro Jaya Ucapkan Terima Kasih dan Apresiasi kepada Anggota dan Jajaran

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengajak seluruh personel untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang dekat, peduli, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat Apel Kebesaran di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, sejalan dengan visi Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat‘.
    Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Setiap anggota diharapkan tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga mampu mendengarkan keluhan warga, memahami persoalan yang dihadapi, serta memberikan bantuan dan solusi dengan sikap yang humanis.

    “Jadilah polisi yang bermanfaat bagi masyarakat. Itu yang selalu saya sampaikan kepada kalian semuanya. Kehadiran kita harus memberikan rasa aman, membantu, dan menjadi solusi. Jangan sakiti hati masyarakat,” kata Komjen Asep, Kamis (8/10/2026).

    Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda mengingatkan keamanan dan ketertiban tidak dapat dibangun oleh polisi sendiri, melainkan membutuhkan kebersamaan dan kepercayaan masyarakat. Karena itu, setiap personel diharapkan terus membangun komunikasi yang baik, hadir di tengah warga, serta menjadikan pelayanan dan kepedulian sebagai bagian dari pengabdian sehari-hari.

    Kapolda juga berpesan agar seluruh personel menjaga soliditas, kedisiplinan, dan kehormatan institusi. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui sikap, tutur kata, dan tindakan nyata. Setiap anggota diharapkan mampu menjadi teladan serta menghadirkan wajah Polri yang ramah, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran atas dedikasi, loyalitas, dan kebersamaan selama satu tahun dua bulan dirinya bertugas di Polda Metro Jaya. Ia berharap nilai-nilai pengabdian, kepedulian, dan kebersamaan yang telah dibangun terus dijaga serta menjadi semangat dalam mendukung kepemimpinan selanjutnya.

    Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa pengabdian kepada masyarakat harus terusberjalan, siapa pun yang memimpin. Semangat Polisi Bersama Masyarakat diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan sederhana yang bermakna, yakni hadir saat dibutuhkan, membantu dengan tulus, dan menjaga kepercayaan masyarakat.

    Pakar seo, master seo, pakar seo polri , master seo polri

  • Kapolda Metro Ajak Seluruh Personel Wujudkan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

    Kapolda Metro Ajak Seluruh Personel Wujudkan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengajak seluruh personel untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang dekat, peduli, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat Apel Kebesaran di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, sejalan dengan visi Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat‘.
    Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Setiap anggota diharapkan tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga mampu mendengarkan keluhan warga, memahami persoalan yang dihadapi, serta memberikan bantuan dan solusi dengan sikap yang humanis.

    “Jadilah polisi yang bermanfaat bagi masyarakat. Itu yang selalu saya sampaikan kepada kalian semuanya. Kehadiran kita harus memberikan rasa aman, membantu, dan menjadi solusi. Jangan sakiti hati masyarakat,” kata Komjen Asep, Kamis (8/10/2026).

    Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda mengingatkan keamanan dan ketertiban tidak dapat dibangun oleh polisi sendiri, melainkan membutuhkan kebersamaan dan kepercayaan masyarakat. Karena itu, setiap personel diharapkan terus membangun komunikasi yang baik, hadir di tengah warga, serta menjadikan pelayanan dan kepedulian sebagai bagian dari pengabdian sehari-hari.

    Kapolda juga berpesan agar seluruh personel menjaga soliditas, kedisiplinan, dan kehormatan institusi. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui sikap, tutur kata, dan tindakan nyata. Setiap anggota diharapkan mampu menjadi teladan serta menghadirkan wajah Polri yang ramah, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran atas dedikasi, loyalitas, dan kebersamaan selama satu tahun dua bulan dirinya bertugas di Polda Metro Jaya. Ia berharap nilai-nilai pengabdian, kepedulian, dan kebersamaan yang telah dibangun terus dijaga serta menjadi semangat dalam mendukung kepemimpinan selanjutnya.

    Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa pengabdian kepada masyarakat harus terusberjalan, siapa pun yang memimpin. Semangat Polisi Bersama Masyarakat diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan sederhana yang bermakna, yakni hadir saat dibutuhkan, membantu dengan tulus, dan menjaga kepercayaan masyarakat.

    Pakar seo, master seo, pakar seo polri , master seo polri

  • Kapolda dan Wakapolda Metro Jaya Ucapkan Terima Kasih dan Apresiasi kepada Anggota dan Jajaran

    Kapolda dan Wakapolda Metro Jaya Ucapkan Terima Kasih dan Apresiasi kepada Anggota dan Jajaran

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengajak seluruh personel untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang dekat, peduli, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat Apel Kebesaran di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, sejalan dengan visi Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat‘.
    Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Setiap anggota diharapkan tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga mampu mendengarkan keluhan warga, memahami persoalan yang dihadapi, serta memberikan bantuan dan solusi dengan sikap yang humanis.

    “Jadilah polisi yang bermanfaat bagi masyarakat. Itu yang selalu saya sampaikan kepada kalian semuanya. Kehadiran kita harus memberikan rasa aman, membantu, dan menjadi solusi. Jangan sakiti hati masyarakat,” kata Komjen Asep, Kamis (8/10/2026).

    Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda mengingatkan keamanan dan ketertiban tidak dapat dibangun oleh polisi sendiri, melainkan membutuhkan kebersamaan dan kepercayaan masyarakat. Karena itu, setiap personel diharapkan terus membangun komunikasi yang baik, hadir di tengah warga, serta menjadikan pelayanan dan kepedulian sebagai bagian dari pengabdian sehari-hari.

    Kapolda juga berpesan agar seluruh personel menjaga soliditas, kedisiplinan, dan kehormatan institusi. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui sikap, tutur kata, dan tindakan nyata. Setiap anggota diharapkan mampu menjadi teladan serta menghadirkan wajah Polri yang ramah, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran atas dedikasi, loyalitas, dan kebersamaan selama satu tahun dua bulan dirinya bertugas di Polda Metro Jaya. Ia berharap nilai-nilai pengabdian, kepedulian, dan kebersamaan yang telah dibangun terus dijaga serta menjadi semangat dalam mendukung kepemimpinan selanjutnya.

    Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa pengabdian kepada masyarakat harus terusberjalan, siapa pun yang memimpin. Semangat Polisi Bersama Masyarakat diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan sederhana yang bermakna, yakni hadir saat dibutuhkan, membantu dengan tulus, dan menjaga kepercayaan masyarakat.

    Pakar seo, master seo, pakar seo polri , master seo polri

  • Kapolda Metro Jaya Mengajak Seluruh Personel Wujudkan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

    Kapolda Metro Jaya Mengajak Seluruh Personel Wujudkan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengajak seluruh personel untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang dekat, peduli, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat Apel Kebesaran di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, sejalan dengan visi Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat‘.
    Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Setiap anggota diharapkan tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga mampu mendengarkan keluhan warga, memahami persoalan yang dihadapi, serta memberikan bantuan dan solusi dengan sikap yang humanis.

    “Jadilah polisi yang bermanfaat bagi masyarakat. Itu yang selalu saya sampaikan kepada kalian semuanya. Kehadiran kita harus memberikan rasa aman, membantu, dan menjadi solusi. Jangan sakiti hati masyarakat,” kata Komjen Asep, Kamis (8/10/2026).

    Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda mengingatkan keamanan dan ketertiban tidak dapat dibangun oleh polisi sendiri, melainkan membutuhkan kebersamaan dan kepercayaan masyarakat. Karena itu, setiap personel diharapkan terus membangun komunikasi yang baik, hadir di tengah warga, serta menjadikan pelayanan dan kepedulian sebagai bagian dari pengabdian sehari-hari.

    Kapolda juga berpesan agar seluruh personel menjaga soliditas, kedisiplinan, dan kehormatan institusi. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui sikap, tutur kata, dan tindakan nyata. Setiap anggota diharapkan mampu menjadi teladan serta menghadirkan wajah Polri yang ramah, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran atas dedikasi, loyalitas, dan kebersamaan selama satu tahun dua bulan dirinya bertugas di Polda Metro Jaya. Ia berharap nilai-nilai pengabdian, kepedulian, dan kebersamaan yang telah dibangun terus dijaga serta menjadi semangat dalam mendukung kepemimpinan selanjutnya.

    Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa pengabdian kepada masyarakat harus terusberjalan, siapa pun yang memimpin. Semangat Polisi Bersama Masyarakat diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan sederhana yang bermakna, yakni hadir saat dibutuhkan, membantu dengan tulus, dan menjaga kepercayaan masyarakat.

    Pakar seo, master seo, pakar seo polri , master seo polri